Tentang video
Tentang pembahasan
Apophis adalah asteroid berbatu berdiameter kira-kilometer yang pertama kali terdeteksi pada tahun 2004. Awal‑awalnya perhitungan orbit menunjukkan kemungkinan tumbukan dengan Bumi pada 13 April 2029 sebesar 2,7 %, menempatkannya pada tingkat 4 Skala Torino - nilai tertinggi yang pernah dicatat. Pengamatan lanjutan, terutama radar pada Maret 2021, menolak semua kemungkinan tumbukan pada 2029, 2036, bahkan 2068, sehingga NASA mengeluarkannya dari daftar risiko. Pada 13 April 2029 asteroid ini akan melintas pada jarak sekitar 32 000 km dari permukaan Bumi, lebih dekat daripada satelit geostasioner tetapi jauh di dalam orbit Bulan. Fenomena ini memberi kesempatan unik bagi ilmu pengetahuan: observasi langsung, studi gravitasi Bumi terhadap bentuk asteroid, serta uji coba teknik pertahanan planet melalui dua misi antariksa OSIRIS‑APEX (NASA) dan RAMSES (ESA-JAXA). Analisis terbaru (2024) memperkirakan probabilitas tabrakan dengan objek kecil yang dapat mengubah lintasannya kurang dari 1 per 1 juta. Kesimpulannya, Apophis tidak akan menabrak Bumi dalam seratus tahun ke depan, melainkan menjadi laboratorium alami untuk memahami dan melindungi planet kita.







