Tentang video
Tentang pembahasan
Pluto dulu dianggap planet sejak penemuannya oleh Clyde Tombaugh pada tahun 1930. Namun, temuan‑temuan baru di Sabuk Kuiper khususnya Eris yang hampir sebesar Pluto memicu kebutuhan untuk meninjau kembali definisi planet. Pada 24 Agustus 2006, International Astronomical Union (IAU) mengadopsi definisi tiga syarat bagi suatu benda langit untuk disebut planet. Karena Pluto tidak memenuhi syarat ketiga, yaitu 'membersihkan lingkungan orbitnya', ia dikelompokkan menjadi planet kerdil. Keputusan tersebut menimbulkan perdebatan luas di kalangan ilmuwan dan publik, namun tetap berlaku hingga kini. Selanjutnya, pesawat antariksa New Horizons yang diluncurkan pada 19 Januari 2006 berhasil melakukan flyby dekat Pluto pada 14 Juli 2015, mengungkapkan keragaman geologinya.







