Thumbnail Atlantis Jejak Mitos dan Sains SAINS ▶Tonton di YouTube 2:41

Atlantis Jejak Mitos dan Sains

✦ SAINS28 Oktober 20262:41800 tayangan

Tentang video

Tentang pembahasan

Cerita Atlantis bermula dari dua dialog Plato, yaitu Timaeus dan Critias, yang ditulis sekitar tahun 360 SM. Dalam dialog tersebut, Plato menyampaikan kisah yang konon didengar oleh Solon, seorang negarawan Athena abad ke-6 SM, dari seorang pendeta Mesir di Saiz. Atlantis digambarkan sebagai sebuah kerajaan maritim yang megah, terletak di luar Pilar Hercules (Selat Gibraltar), dengan tata kota berbentuk cincin tanah dan laut yang saling bergantian. Menurut narasi Plato, setelah kegagalan serangan terhadap Athena Purba, Atlantis hancur dan tenggelam dalam satu hari dan malam, kira-kira 9.600 SM. Hingga kini tidak ada bukti arkeologis atau kartografi yang menguatkan keberadaan benua atau kota sebesar itu. Plato tetap satu-satunya sumber independen, sementara para ilmuwan modern menilai cerita itu sebagai alegori mengenai bahaya kesombongan kekuasaan. Berbagai teori pencarian, seperti letak di Santorini setelah letusan gunung Thera sekitar 1.600 SM, wilayah Atlantik, kepulauan Azores, atau pantai selatan Spanyol, tidak memperoleh dukungan empiris yang kuat. Kesimpulan ilmiah saat ini memandang Atlantis sebagai mitos filosofis yang mungkin terinspirasi oleh ingatan kolektif atas bencana alam nyata, sekaligus menjadi inspirasi luas bagi sastra, film, dan budaya populer.