Thumbnail Tabrakan Theia yang Melahirkan Bulan SAINS ▶Tonton di YouTube 2:34

Tabrakan Theia yang Melahirkan Bulan

✦ SAINS1 November 20262:341,1 rb tayangan

Tentang video

Tentang pembahasan

Hipotesis tabrakan raksasa menjelaskan asal-usul Bulan sebagai hasil dari benturan antara Bumi primitif, yang pada saat itu belum memiliki satelit, dan proplanet seukuran Mars yang dinamai Theia. Ide pertama kali dikemukakan oleh geolog Reginald Daly pada 1946, namun baru memperoleh dukungan luas setelah data sampel batuan Apollo pada 1970-an menunjukkan kemiripan kimiawi antara Bumi dan Bulan. Model klasik menyatakan bahwa Theia menabrak Bumi dengan sudut kira-kira 45 derajat pada usia 4,47 sampai 4,51 miliar tahun, menghasilkan bola magma global di Bumi dan cincin puing yang kemudian bergabung menjadi Bulan. Penelitian isotopik modern (2020 sampai 2025) menyoroti tantangan isotopik oksigen yang hampir identik, memunculkan varian model seperti tabrakan lebih enerjik, synestia cair-berbuih, serta simulasi mantel gumpalan yang diusulkan oleh tim Caltech (2023) dan analisis isotop besi, kromium, molibdenum, serta zirkonium (2025). Masih terdapat ketidakpastian mengenai komposisi tepat Theia, parameter dinamis benturan, serta alasan Venus tidak memiliki satelit alami.