Tentang video
Tentang pembahasan
Kuasar merupakan inti galaksi yang sangat terang, dipacu oleh lubang hitam supermasif yang menarik gas dan debu melalui piringan akresi. Energi yang dilepas melebihi total cahaya semua bintang dalam galaksi induknya, sehingga kuasar dapat dilihat hingga jarak miliaran tahun cahaya. Pada Juli 2026, konsorsium Euclid bersama Badan Antariksa Eropa (ESA) mengumumkan penemuan 31 kuasar purba dari data 18 bulan pertama teleskop ruang angkasa Euclid. Dua di antaranya, yaitu EUCL J1729 dengan redshift z = 7,77 dan EUCL J1253 dengan z = 7,69, memecahkan rekor sebelumnya z = 7,64 dan memperlihatkan kondisi alam semesta sekitar 670 juta tahun setelah Big Bang, yakni ketika usia alam semesta hanya sekitar 5 persen dari nilai sekarang. Penemuan ini menantang teori pembentukan lubang hitam supermasif karena massa yang diperkirakan mencapai puluhan juta hingga ratusan juta massa Matahari telah terbentuk dalam rentang waktu yang sangat singkat. Dengan bantuan algoritma pembelajaran mesin, verifikasi teleskop darat seperti Keck, serta instrumen berikutnya seperti JWST dan ALMA, para ilmuwan berusaha memahami pertumbuhan ekstrem tersebut, karakteristik galaksi induk yang kaya gas dan debu, serta peran kuasar sebagai penanda era reionisasi.







