Thumbnail Kiamat 13 November 2026, Bagaimana Faktanya? SAINS ▶Tonton di YouTube 2:27

Kiamat 13 November 2026, Bagaimana Faktanya?

✦ SAINS26 Oktober 20262:27277 tayangan

Tentang video

Tentang pembahasan

Narasi ini membahas makalah akademik berjudul Doomsday, Friday 13 November AD 2026 yang diterbitkan di jurnal Science pada 1960 oleh fisikawan Heinz von Förster bersama Patricia M. Mora dan Lawrence W. Amiot dari University of Illinois. Penulis menganalisis data populasi manusia sekitar dua milenium dan menemukan pola pertumbuhan hiperbolik. Dengan mengekstrapolasi tren tersebut tanpa memperhitungkan faktor pembatas, model matematika mereka memproyeksikan populasi dunia menuju tak hingga pada 13 November 2026. Mereka menyebut singularitas ini Doomsday sebagai ilustrasi provokatif mengenai apa yang dapat terjadi jika pertumbuhan tak terkendali berlanjut tanpa batas. Makalah itu tidak pernah mengklaim kiamat literal: tidak ada ledakan, kepunahan massal, atau bencana alam yang diramalkan. Sebaliknya, makalah memperingatkan bahwa skenario pertumbuhan liar seperti itu tidak dapat dipertahankan secara matematis dan dapat dihindari melalui pengendalian demografi. Beberapa dekade kemudian, tanggal spesifik tersebut muncul kembali di internet, diperkuat oleh takhayul budaya seputar Jumat tanggal 13 dan dicampuradukkan dengan tradisi ramalan yang tidak terkait seperti Nostradamus, Babavanga, dan skenario tumbukan asteroid. Kenyataannya, angka fertilitas global telah menurun, kemajuan teknologi pertanian meningkatkan pasokan pangan, dan populasi dunia meskipun melewati delapan miliar masih jauh dari batas tak hingga yang diasumsikan model 1960. Kasus ini menjadi studi kasus tentang bagaimana ekstrapolasi ilmiah dapat disalahgunakan ketika dilepaskan dari catatan kewajarannya, sehingga menimbulkan misinformasi dan alarm yang tidak berdasar. #sains #alamsemesta #astronomi #luarangkasa #faktaunik #edukasi