Thumbnail Titan Bulan Saturnus dengan Danau Metana SAINS ▶Tonton di YouTube 2:25

Titan Bulan Saturnus dengan Danau Metana

✦ SAINS31 Oktober 20262:25469 tayangan

Tentang video

Tentang pembahasan

Titan merupakan bulan terbesar Saturnus dan yang terbesar kedua di Tata Surya setelah Ganymede. Dengan diameter sekitar 5.150 km, ia lebih besar daripada planet Merkurius. Penemuan pertama kali dilakukan oleh astronom Belanda Christiaan Huygens pada 1655. Titan unik karena memiliki atmosfer tebal yang sebagian besar terdiri dari nitrogen (sekitar 95 persen) dan metana (sekitar 5 persen), serta tekanan permukaan sekitar 1,45 atm. Lapisan kabut hidrokarbon menutupi permukaannya, sehingga pesawat antariksa Cassini harus menggunakan radar dan inframerah untuk memetakan permukaan. Suhu rata-rata minus 179 derajat Celsius memungkinkan metana dan etana berada dalam fase cair, menjadikan Titan satu-satunya tubuh selain Bumi yang diketahui memiliki cairan di permukaan. Siklus hidrologi metana mirip dengan siklus air di Bumi, yaitu evaporasi, pembentukan awan, hujan, aliran sungai, dan akumulasi di danau serta lautan, terutama di wilayah kutub utara. Laut-laut terbesar meliputi Kraken Mare (sekitar 400.000 km persegi), Ligeia Mare (kedalaman terukur sekitar 160 m), dan Punga Mare. Pada 14 Januari 2005, probe Huygens dari ESA mendarat di Titan, yaitu pendaratan terjauh yang pernah dilakukan manusia, dan mengirimkan data mengenai permukaan berkerikil es. Studi ulang data Cassini yang diterbitkan pada Desember 2025 di jurnal Nature menyarankan bahwa Titan mungkin tidak memiliki samudra global di bawah permukaan, melainkan lapisan es, lumpur es, dan kantong-kantong air hangat. Temuan ini masih diperdebatkan. Misi selanjutnya, Dragonfly dari NASA, berupa kendaraan rotorcraft berbasis tenaga nuklir dengan delapan baling-baling, direncanakan diluncurkan pada Juli 2028 menggunakan Falcon Heavy dan akan tiba sekitar tahun 2034 di zona Bukit Pasir Ahmakik Undei, dekat kawah Selk. Selama kira-kira 3,3 tahun operasional, Dragonfly akan meneliti kimia pra-biotik pada Titan, bukan pencarian kehidupan secara langsung.